Konverter Basis Dua Arah: Desimal, Hex, Base32, Base64

Konversi angka antara desimal dan Base16 (hex), Base32, serta Base64 dua arah, dengan deteksi basis otomatis. Kodekan desimal atau dekodekan nilai terkodekan.

Konverter Basis Bolak-Balik

Konversikan antara bilangan desimal dan pengkodean basis standar (Base16/Heks, Base32, Base64). Masukkan nilai di salah satu bidang untuk mengonversi.

Masukkan bilangan bulat positif (maks: 9.007.199.254.740.991)

Masukkan nilai terkode Base16, Base32, atau Base64

Tentang Pengkodean Basis

Base16 (Heksadesimal): Menggunakan karakter 0-9 dan A-F. Setiap karakter mewakili 4 bit. Umum digunakan untuk kode warna dan alamat memori.
Base32: Menggunakan karakter A-Z dan 2-7. Setiap karakter mewakili 5 bit. Tidak peka huruf dan mudah dibaca.
Base64: Menggunakan karakter A-Z, a-z, 0-9, +, dan /. Setiap karakter mewakili 6 bit. Umum digunakan untuk pengkodean data biner dalam teks.
Batas Bilangan Bulat Aman: JavaScript dapat merepresentasikan bilangan bulat dengan aman hingga 9.007.199.254.740.991 (2^53 - 1) tanpa kehilangan presisi.
📚

Dokumentasi

Konverter Basis Dua Arah: Desimal ↔ Base16, Base32, Base64

Konverter basis mengubah sebuah angka dari satu cara penulisan menjadi cara penulisan lain. Komputer, URL, dan format data jarang menyimpan angka desimal biasa — angka tersebut dikemas ke dalam pengkodean yang lebih ringkas atau aman untuk transmisi, seperti Base16 (heksadesimal), Base32, atau Base64. Alat ini mengonversi kedua arah: ketik angka desimal dan lihat bentuk Base16/Base32/Base64-nya, atau tempel nilai terkodekan dan dapatkan kembali angka desimalnya. Alat ini juga mendeteksi basis apa yang digunakan oleh sebuah nilai terkodekan.

Apa artinya "basis"

Setiap sistem angka posisional memiliki basis (atau radiks) — jumlah simbol berbeda yang digunakan untuk satu digit. Desimal adalah basis-10 (0–9). Pengkodean berikut ini menukar himpunan simbol yang lebih besar dengan string yang lebih pendek:

  • Base16 (Heksadesimal) — simbol 0-9 dan A-F. Setiap karakter membawa 4 bit. Sangat umum digunakan untuk kode warna (#FF0000), alamat memori, dan hash.
  • Base32 — simbol A-Z dan 2-7 (RFC 4648). Setiap karakter membawa 5 bit. Tidak peka huruf besar/kecil dan bebas dari karakter yang mudah tertukar, sehingga tetap jelas saat dibacakan atau diketik secara manual.
  • Base64 — simbol A-Z, a-z, 0-9, +, dan / (RFC 4648). Setiap karakter membawa 6 bit. Cara standar untuk membawa data biner melalui saluran berbasis teks saja seperti email atau kolom JSON.

Semakin tinggi basisnya, semakin sedikit karakter yang dibutuhkan untuk angka yang sama — tetapi semakin besar pula alfabet yang harus diingat dengan benar.

Cara menggunakan konverter

Alat ini memiliki dua kolom dan bekerja pada kolom mana pun yang Anda isi:

  • Desimal → terkodekan. Masukkan bilangan bulat positif di kolom desimal. Alat ini langsung menampilkan nilainya dalam Base16, Base32, dan Base64 sekaligus.
  • Terkodekan → desimal. Tempel nilai Base16, Base32, atau Base64 di kolom terkodekan. Alat ini mendeteksi basisnya, memvalidasi karakternya, dan mengembalikan angka desimalnya.

Rentang dan validasi

Nilai dibatasi hingga bilangan bulat aman maksimum JavaScript, yaitu 9007199254740991 (yaitu 2^53 − 1). Di atas batas tersebut, bilangan bulat tidak dapat lagi direpresentasikan secara tepat, sehingga konverter yang tetap memproses akan diam-diam mengembalikan digit yang salah — alat ini malah melaporkan kesalahan di luar rentang alih-alih menebak. Input desimal harus berupa bilangan bulat non-negatif; input terkodekan hanya boleh menggunakan karakter yang valid untuk basisnya, jika tidak, alat ini akan menandainya alih-alih mendekode data yang tidak valid.

Contoh penerapan

  • 255 dalam desimal. Base16 = FF, karena 255 = 15×16 + 15 dan kedua digitnya adalah F. Inilah sebabnya #FFFFFF berarti putih: tiga byte masing-masing pada nilai maksimumnya.
  • 1000 dalam desimal. Base16 = 3E8 (3×256 + 14×16 + 8 = 1000).
  • Mendekode FF. Terdeteksi sebagai Base16, terdekode menjadi 255.
  • Satu byte pada nilai maksimum, 8 bit, adalah FF dalam heksadesimal — satu karakter hex per 4 bit, jadi dua karakter per byte. Byte yang sama membutuhkan string yang lebih panjang dalam Base32 dan grup berpadding dalam Base64, itulah sebabnya hex tetap menjadi pilihan yang mudah dibaca untuk nilai pendek seperti warna dan alamat.

Di mana setiap pengkodean digunakan

  • Base16 — warna CSS/HTML, alamat MAC dan IPv6, hash kriptografi dan checksum, dump hex dari file biner.
  • Base32 — kunci rahasia TOTP/2FA, beberapa sistem berbagi file dan berbasis DNS, pengenal yang diketik atau diucapkan manusia yang harus bebas dari kebingungan huruf besar/kecil dan karakter yang mirip.
  • Base64data: URI, lampiran email (MIME), menyematkan gambar atau sertifikat di dalam JSON atau XML, token JWT.

Karena setiap pengkodean hanyalah representasi dari angka dasar yang sama, mengonversi di antara keduanya tidak pernah mengubah nilainya — hanya berapa banyak karakter yang dibutuhkan untuk menuliskannya dan saluran mana yang bisa dilaluinya dengan aman.

🔗

Alat Terkait

Temukan lebih banyak alat yang mungkin berguna untuk alur kerja Anda