Lewati ke konten

Kalkulator Jatuh Bebas - Kalkulator Kecepatan, Jarak & Waktu

Hitung kecepatan jatuh bebas, jarak, dan waktu secara instan. Kalkulator fisika gratis menggunakan persamaan kinematika untuk benda yang jatuh di bawah gravitasi. Sempurna untuk siswa, insinyur, dan ilmuwan.

Kalkulator Jatuh Bebas

Sistem Satuan
m
m/s
s

Hasil

Kecepatan Akhir
29.42 m/s
Jarak Tempuh
44.13 m
Ketinggian Akhir
55.87 m

Visualisasi Jatuh Bebas

Visualisasi gerakan jatuh bebas yang menunjukkan posisi awal dan akhirDiagram yang menunjukkan benda yang jatuh bebas, dengan posisi awal di bagian atas dan posisi akhir di bawah, beserta label jarak tempuh dan kecepatanMulaiSelesaid = 44.13 mv₀ = 0.0 m/sv = 29.42 m/st = 3.0 s
Kalkulator pemuatan...
📚

Dokumentasi

Kalkulator Jatuh Bebas: Kecepatan, Jarak, dan Waktu

Kalkulator jatuh bebas menghitung kecepatan benda yang jatuh akibat gravitasi, jarak yang telah ditempuh, dan ketinggiannya dari tanah. Masukkan ketinggian awal, kecepatan awal, dan waktu yang telah berlalu untuk mendapatkan kecepatan akhir, perpindahan ke bawah, dan ketinggian akhir.

Apa Itu Jatuh Bebas?

Jatuh bebas adalah gerak yang hanya disebabkan oleh gravitasi. Hambatan udara diabaikan. Di dekat permukaan Bumi, setiap benda yang jatuh bertambah cepat pada laju yang sama, berapa pun massanya. Koin dan palu yang dijatuhkan bersamaan akan menyentuh tanah pada saat yang sama, selama hambatan udara cukup kecil untuk diabaikan.

Galileo Galilei menunjukkan hal ini melalui percobaan pada awal tahun 1600-an, yang menggugurkan gagasan lama bahwa benda yang lebih berat jatuh lebih cepat. Pada tahun 1971, astronaut Apollo 15 David Scott menjatuhkan palu dan bulu di Bulan, yang tidak memiliki udara untuk memperlambat bulu tersebut. Keduanya jatuh bersamaan, dan peristiwa itu direkam kamera.

Laju percepatan tersebut disebut gravitasi standar, yang ditulis g. Nilai yang ditetapkan adalah tepat 9,80665 meter per detik kuadrat (m/s²), berdasarkan kesepakatan internasional pada tahun 1901. Dalam satuan imperial, percepatan yang sama adalah 32,17405 kaki (9,81 m) per detik kuadrat (ft/s²). Angka itu adalah 9,80665 dibagi 0,3048, jumlah meter yang tepat dalam satu kaki, lalu dibulatkan hingga lima angka di belakang koma. Banyak contoh di buku teks membulatkan nilai metrik menjadi 9,81 m/s² agar perhitungannya lebih sederhana.

Rumus Jatuh Bebas

Tiga persamaan mencakup semua persoalan jatuh bebas. Arah ke bawah dianggap sebagai arah positif, sehingga kecepatan positif mengarah ke tanah dan kecepatan negatif mengarah ke atas.

Rumus Kecepatan

v=v0+gtv = v_0 + gt

  • vv = kecepatan akhir
  • v0v_0 = kecepatan awal (0 jika dijatuhkan dari keadaan diam; negatif jika dilempar ke atas)
  • gg = percepatan gravitasi, 9,80665 m/s² atau 32,17405 kaki/s² dalam kalkulator ini
  • tt = waktu yang telah berlalu, dalam detik

Rumus Jarak

d=v0t+12gt2d = v_0t + \frac{1}{2}gt^2

Di sini, dd adalah perpindahan: jarak yang telah ditempuh benda ke bawah. Untuk benda yang dijatuhkan dari keadaan diam (v0=0v_0 = 0), persamaannya menjadi d=12gt2d = \frac{1}{2}gt^2. Jika benda dilempar ke atas dan masih berada di atas titik pelepasannya, nilai dd menjadi negatif.

Rumus Kecepatan–Jarak

Jika waktu tidak diketahui, persamaan ini menghubungkan kecepatan dan jarak secara langsung:

v2=v02+2gdv^2 = v_0^2 + 2gd

Untuk benda yang dijatuhkan dari keadaan diam, persamaan ini menjadi v=2gdv = \sqrt{2gd}. Rumus ini digunakan untuk mencari kecepatan tumbukan dari ketinggian jatuh yang diketahui, atau ketinggian jatuh dari kecepatan tumbukan yang diketahui.

Cara Menghitung Jatuh Bebas dengan Kalkulator Ini

Kalkulator ini menerima empat pengaturan dan menghasilkan tiga hasil.

  1. Pilih sistem satuan. Sistem metrik menggunakan meter dan meter per detik. Sistem imperial menggunakan kaki dan kaki per detik.
  2. Masukkan ketinggian awal, yaitu ketinggian awal benda dari tanah. Nilainya tidak boleh negatif.
  3. Masukkan kecepatan awal. Gunakan 0 untuk benda yang dijatuhkan dari keadaan diam, angka positif untuk benda yang dilempar ke bawah, atau angka negatif untuk benda yang dilempar ke atas.
  4. Masukkan waktu yang telah berlalu sejak benda dilepaskan. Nilainya harus lebih besar dari nol.

Hasilnya adalah kecepatan akhir, perpindahan, dan ketinggian akhir (ketinggian awal dikurangi perpindahan). Waktu merupakan masukan di sini, bukan hasil: kalkulator tidak menghitung mundur dari kecepatan atau jarak target.

Jika waktu yang dimasukkan cukup lama sehingga benda seharusnya sudah menyentuh tanah, kalkulator melaporkan hal itu, bukan ketinggian akhir yang negatif.

Contoh: Pengaturan Bawaan

Sebuah benda dijatuhkan dari keadaan diam pada ketinggian 100 meter. Di manakah benda itu setelah 3 detik?

Kecepatan setelah 3 detik:

v=0+9.80665×3=29.4199529.42 m/sv = 0 + 9.80665 \times 3 = 29.41995 \approx 29.42 \text{ m/s}

Perpindahan selama 3 detik tersebut:

d=12×9.80665×32=44.12992544.13 md = \frac{1}{2} \times 9.80665 \times 3^2 = 44.129925 \approx 44.13 \text{ m}

Ketinggian akhir:

10044.129925=55.87007555.87 m100 - 44.129925 = 55.870075 \approx 55.87 \text{ m}

Jadi, benda itu jatuh dengan kecepatan sekitar 29,42 m/s, telah turun sekitar 44,13 m, dan masih berada sekitar 55,87 m di atas tanah.

Contoh: Waktu dan Kecepatan dari Ketinggian yang Diketahui

Sebuah kunci inggris dijatuhkan dari perancah setinggi 20 meter. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai tanah, dan seberapa cepat benda itu bergerak saat tumbukan?

Dengan menggunakan d=12gt2d = \frac{1}{2}gt^2 dengan d=20d = 20 m dan g=9.81g = 9.81 m/s²:

t=2×209.812.02 detikt = \sqrt{\frac{2 \times 20}{9.81}} \approx 2.02 \text{ detik}

v=gt=9.81×2.0219.8 m/s (sekitar 71 km/h)v = gt = 9.81 \times 2.02 \approx 19.8 \text{ m/s (sekitar 71 km/h)}

Contoh: Ketinggian dari Kecepatan Tumbukan

Sebuah benda menyentuh tanah dengan kecepatan 25 m/s setelah dijatuhkan dari keadaan diam. Dari ketinggian berapa benda itu jatuh?

Dengan menggunakan v2=2gdv^2 = 2gd:

d=v22g=2522×9.81=62519.6231.9 meterd = \frac{v^2}{2g} = \frac{25^2}{2 \times 9.81} = \frac{625}{19.62} \approx 31.9 \text{ meter}

Itu kira-kira sama dengan ketinggian gedung sepuluh lantai.

Perubahan Gravitasi

Gravitasi standar, 9,80665 m/s², adalah nilai acuan rata-rata. Gravitasi aktual sedikit berbeda di seluruh permukaan Bumi. Gravitasi lebih lemah di khatulistiwa (sekitar 9,78 m/s²) daripada di kutub (sekitar 9,83 m/s²), karena Bumi menggembung ke arah luar di khatulistiwa dan berputar paling cepat di sana. Gravitasi juga sedikit melemah seiring bertambahnya ketinggian: pada 10.000 meter, nilainya turun menjadi sekitar 9,78 m/s².

Benda langit lain memiliki gravitasi yang sangat berbeda, sehingga rumus yang sama menghasilkan nilai yang sangat berbeda:

Benda langitGravitasi (m/s²)Dibandingkan dengan Bumi
Bulan1,6216,5%
Mars3,7137,8%
Venus8,8790,4%
Jupiter24,79253%

Gravitasi Bulan sekitar seperenam gravitasi Bumi, sehingga benda yang dijatuhkan di sana menempuh jarak sekitar seperenam jarak yang ditempuh dalam waktu yang sama di Bumi.

Jatuh Bebas dan Hambatan Udara

Rumus-rumus ini mengasumsikan ruang hampa, tanpa udara yang melawan gerak benda. Hambatan udara bertambah sebanding dengan kuadrat kecepatan, sehingga lebih berpengaruh pada kecepatan yang lebih tinggi. Hambatan ini hanya sedikit memengaruhi benda padat dan ringkas seperti kunci inggris atau batu yang jatuh dari jarak pendek. Pengaruhnya besar terhadap benda ringan atau lebar, seperti bulu, selembar kertas, atau parasut.

Ketika hambatan udara cukup besar untuk menyamai tarikan gravitasi, benda berhenti mengalami percepatan dan jatuh dengan kecepatan konstan yang disebut kecepatan terminal. Penerjun payung dalam posisi tengkurap biasanya mencapai kecepatan terminal sekitar 53 meter per detik, sekitar 190 km/h atau 120 mph, sebelum membuka parasut.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang Dimaksud dengan Jatuh Bebas dalam Fisika?

Jatuh bebas adalah gerak benda yang hanya dipengaruhi oleh gravitasi, dengan hambatan udara diabaikan. Semua benda yang jatuh di dekat permukaan Bumi mengalami percepatan ke bawah pada laju yang sama, sekitar 9,81 m/s², terlepas dari massanya.

Mengapa Semua Benda Jatuh pada Laju yang Sama?

Gravitasi menarik benda yang lebih berat dengan gaya lebih besar, tetapi benda yang lebih berat juga lebih menahan perubahan gerak karena memiliki inersia lebih besar. Kedua pengaruh ini saling meniadakan secara tepat, sehingga massa tidak memengaruhi laju percepatan dalam jatuh bebas.

Apa Rumus Kecepatan Jatuh Bebas?

v=v0+gtv = v_0 + gt, dengan v0v_0 sebagai kecepatan awal, gg sebagai percepatan gravitasi, dan tt sebagai waktu. Untuk benda yang dijatuhkan dari keadaan diam, rumus ini cukup ditulis sebagai v=gtv = gt.

Apa Rumus Jarak Jatuh Bebas?

d=v0t+12gt2d = v_0t + \frac{1}{2}gt^2. Untuk benda yang dijatuhkan dari keadaan diam, rumus ini menjadi d=12gt2d = \frac{1}{2}gt^2.

Mengapa Perpindahan Terkadang Negatif?

Arah ke bawah dihitung sebagai positif dalam kalkulator ini. Perpindahan negatif berarti benda berada di atas titik pelepasannya, yang terjadi ketika benda dilempar ke atas dan belum jatuh kembali. Lempar bola ke atas dengan kecepatan 10 m/s dan periksa setelah 1 detik: d=10×1+12×9.80665×12=5.10d = -10 \times 1 + \frac{1}{2} \times 9.80665 \times 1^2 = -5.10 m, sehingga posisinya 5,10 m lebih tinggi daripada posisi awal.

Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Benda untuk Jatuh dari Ketinggian Tertentu?

Menyelesaikan rumus jarak untuk waktu menghasilkan t=2d/gt = \sqrt{2d/g} untuk benda yang dijatuhkan dari keadaan diam. Jatuh dari ketinggian 20 meter memerlukan waktu sekitar 2,02 detik.

Mengapa Kalkulator Ini Menggunakan 9,80665 m/s², bukan 9,8?

9,80665 m/s² adalah nilai gravitasi standar yang ditetapkan secara internasional dan diadopsi pada tahun 1901. Pembulatan menjadi 9,8 atau 9,81 umum digunakan dalam buku teks dan cukup akurat untuk sebagian besar keperluan. Kalkulator ini menggunakan nilai yang telah ditetapkan agar hasil metrik dan imperial menggambarkan jatuh fisik yang sama, yang tidak berlaku untuk pasangan nilai bulat 9,8 m/s² dan 32,2 kaki/s².

Apakah Kalkulator Ini Memperhitungkan Hambatan Udara?

Tidak. Kalkulator ini mengasumsikan jatuh bebas ideal dalam ruang hampa. Hasilnya akurat untuk benda padat dan ringkas yang jatuh dari jarak sedang, tetapi kecepatan dan jarak akan diperkirakan terlalu tinggi untuk benda ringan atau lebar, atau untuk jatuh yang sangat jauh ketika hambatan udara menjadi signifikan.