Lewati ke konten

Kalkulator Margin Laba: Margin & Markup

Hitung margin laba, markup, laba kotor, dan harga jual dari dua nilai apa pun. Lihat perbedaan margin dan markup: markup 25% sama dengan margin 20%.

Profit Margin and Markup Calculator

Results

Margin
20.00%

(price − cost) ÷ price, a share of the price

Markup
25.00%

(price − cost) ÷ cost, a share of the cost

Selling price
125.00
Cost
100.00
Gross profit
25.00

Sold above cost

A 25.00% markup on cost is a 20.00% margin on price.
Kalkulator pemuatan...
📚

Dokumentasi

Kalkulator Margin Laba

Kalkulator margin laba menghitung berapa bagian dari penjualan yang merupakan laba. Masukkan pasangan yang valid dari biaya, harga jual, margin, atau markup, dan kalkulator akan mengembalikan kelima angka penetapan harga: biaya, harga jual, laba kotor, margin, dan markup.

Fungsi kalkulator

Kalkulator dimulai dari pasangan nilai yang diketahui. Ada empat mode:

  • Biaya dan harga jual: kasus yang paling umum, ketika kedua angka tersedia.
  • Biaya dan margin: mencari harga jual yang mencapai margin target.
  • Biaya dan markup: mencari harga jual berdasarkan markup atas biaya.
  • Harga jual dan margin: menghitung mundur biaya yang tersirat dari suatu harga dan margin.

Setiap mode menghasilkan satu biaya dan satu harga. Kedua persentase kemudian dihitung dari pasangan tersebut, sehingga margin dan markup selalu konsisten satu sama lain. Semua hasil ditampilkan dengan dua angka di belakang koma.

Rumus margin laba

Laba kotor adalah harga jual dikurangi biaya:

G=PCG = P - C

Margin menyatakan laba tersebut sebagai bagian dari harga jual:

M=PCP×100M = \frac{P - C}{P} \times 100

Markup menyatakan laba yang sama sebagai bagian dari biaya:

U=PCC×100U = \frac{P - C}{C} \times 100

dengan C adalah biaya barang, P harga jual, dan G laba kotor. M adalah margin, yaitu persentase yang penyebutnya adalah harga; U adalah markup, yaitu persentase yang penyebutnya adalah biaya. Pembilangnya adalah laba yang sama pada keduanya.

Jika harga belum diketahui, kalkulator menyelesaikannya:

  • Dari biaya dan margin: P=C1M÷100P = \frac{C}{1 - M \div 100}. Margin harus di bawah 100%.
  • Dari biaya dan markup: P=C×(1+U÷100)P = C \times (1 + U \div 100). Markup harus di atas -100%.
  • Dari harga dan margin: C=P×(1M÷100)C = P \times (1 - M \div 100).

Margin vs. markup

Margin dan markup menggambarkan laba yang sama dengan penyebut yang berbeda. Margin membagi laba dengan harga. Markup membagi laba dengan biaya. Ini adalah konvensi standar dalam akuntansi dan ritel, dan itulah yang digunakan kalkulator ini.

Keduanya mudah tertukar karena menggunakan masukan yang sama. Pada setiap penjualan yang menghasilkan laba, angka markup selalu lebih besar daripada angka margin karena biaya lebih kecil daripada harga. Barang dengan biaya US$100 dan harga jual US$125 menghasilkan laba US$25. US$25 tersebut adalah 25% dari biaya US$100, sehingga markup-nya 25%. US$25 yang sama adalah 20% dari harga US$125, sehingga margin-nya 20%. Markup 25% dan margin 20% menggambarkan penjualan yang sama.

Kekeliruan dalam membedakannya dapat menimbulkan kerugian. Toko yang menginginkan margin 50% tetapi menerapkan markup 50% akan menetapkan harga barang seharga US$40 menjadi US$60. Margin pada harga tersebut hanya 33,33%. Harga yang menghasilkan margin 50% adalah US$80, yang merupakan markup 100%.

Contoh perhitungan

Setiap contoh di bawah ini menggunakan salah satu dari empat mode kalkulator.

Biaya dan harga jual. Biaya US$100, harga US$125. Laba adalah US$125 − US$100 = US$25. Margin adalah 25 ÷ 125 × 100 = 20%. Markup adalah 25 ÷ 100 × 100 = 25%.

Biaya dan margin. Biaya US$60, margin target 40%. Harga adalah 60 ÷ (1 − 0,40) = US$100. Laba adalah US$40. Markup adalah 40 ÷ 60 × 100 = 66,67%.

Biaya dan markup. Biaya US$80, markup 50%. Harga adalah 80 × 1,50 = US$120. Laba adalah US$40. Margin adalah 40 ÷ 120 × 100 = 33,33%.

Harga jual dan margin. Harga US$200, margin 35%. Biaya adalah 200 × (1 − 0,35) = US$130. Laba adalah US$70. Markup adalah 70 ÷ 130 × 100 = 53,85%.

Kerugian dan batasan

Harga di bawah biaya diperbolehkan dan menghasilkan kerugian. Laba, margin, dan markup semuanya menjadi negatif, dan kalkulator memberi label hasilnya sebagai dijual di bawah biaya. Penjualan pada harga sebesar biaya menghasilkan laba nol dan diberi label impas.

Barang dengan biaya US$50 dan harga jual US$40 mengalami kerugian US$10. Margin adalah −10 ÷ 40 × 100 = -25%, dan markup adalah −10 ÷ 50 × 100 = -20%.

Sebagian masukan tidak memiliki jawaban yang valid, dan kalkulator melaporkannya sebagai tidak valid alih-alih menebak:

  • Biaya dan harga harus sama-sama lebih besar daripada 0.
  • Margin sebesar 100% atau lebih akan memerlukan harga tak terhingga atau negatif.
  • Markup sebesar -100% atau kurang akan memerlukan harga nol atau lebih rendah.

Kolom wajib yang kosong tidak menampilkan hasil apa pun. Kalkulator tidak pernah menganggap kolom kosong sebagai nol.

Konversi antara margin dan markup

Karena kedua persentase berasal dari biaya dan harga yang sama, masing-masing dapat menentukan yang lain:

U=M100M×100U = \frac{M}{100 - M} \times 100

M=U100+U×100M = \frac{U}{100 + U} \times 100

dengan M sebagai margin dan U sebagai markup, seperti di atas: penyebut margin menggunakan harga, sedangkan penyebut markup menggunakan biaya.

Margin 20% dikonversi menjadi 20 ÷ 80 × 100 = markup 25%. Markup 50% dikonversi menjadi 50 ÷ 150 × 100 = margin 33,33%.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana margin laba dihitung? Kurangi biaya dari harga jual, bagi dengan harga jual, lalu kalikan dengan 100. Barang yang dibeli seharga US$100 dan dijual seharga US$125 memiliki margin sebesar (125 − 100) ÷ 125 × 100 = 20%.

Apa perbedaan antara margin dan markup? Keduanya membagi laba yang sama dengan dasar yang berbeda. Margin membagi laba dengan harga jual, sedangkan markup membaginya dengan biaya. Dalam penjualan yang menghasilkan laba, markup selalu merupakan angka yang lebih besar. Markup 25% sama dengan margin 20%.

Berapa margin laba yang baik? Hal itu bergantung pada industrinya. Toko bahan makanan sering memiliki margin kotor di bawah 30%, sedangkan perusahaan perangkat lunak dapat melampaui 70%. Bandingkan margin dengan bisnis sejenis, bukan dengan satu target universal.

Mengapa margin tidak boleh 100%? Margin 100% berarti seluruh harga merupakan laba, yang memerlukan biaya nol. Rumus P=C1M÷100P = \frac{C}{1 - M \div 100} membagi dengan nol pada 100%, sehingga kalkulator menolak margin sebesar 100% atau lebih.

Bisakah margin bernilai negatif? Ya. Menjual di bawah biaya menghasilkan laba negatif, sehingga margin dan markup juga negatif. Barang seharga US$50 yang dijual seharga US$40 memiliki margin -25% dan markup -20%.

Apakah ini margin kotor atau margin bersih? Margin kotor. Perhitungan hanya menggunakan biaya barang dan harga jualnya. Margin bersih juga akan mengurangi biaya operasional seperti sewa, upah, dan pajak, yang tidak termasuk dalam kalkulator ini.